Seberapa sering Anda mendengar Hong Kong? Destinasi wisata satu ini tentunya tidak mungkin asing di telinga Anda. Membahas tentang-Nya tidak lengkap tanpa mengetahui Perjalanan sejarah Hong Kong yang memang panjang. Di Artikel yang  Daftar Agen Bola Terpercaya akan ulas kali ini kita akan mengulas sedikit sejarah tentangnya. Mari kita simak:

Hong Kong Bukan China Daratan?

Mengapa Hong Kong boleh dibilang berbeda dengan sebagian besar China Daratan? Karena setelah kekalahan Dinasti Qing dalam Perang Opium Pertama , Hong Kong menjadi bagian koloni Inggris . Pendudukan Kerajaan Inggris dimulai sejak januari 1841, dengan jumlah penduduk saat itu tidak lebih dari 7.500 orang, yang kebanyakan adalah nelayan. Sejak itu perkembangan dan perubahan mulai terjadi di wilayah Hong Kong.

SEJARAH SINGKAT HONG KONG

Sektiar tahun 1850-an terjadilah Pemberontakan Taiping yang dilancarkan masyarakan golongan miskin di China untuk menggulingkan Kerajaan Manchu , yang berkuasa melalui Dinasti Ching. Selama pemberontakan tersebut puluhan ribu orang melarikan diri ke Hong Kong Island, sehingga populasi wilayah ini meningkat drastis. Setelah kekalahan China dalam Perang Opium Kedua , Semenanjung Kowloon diserahkan kepada Inggris pada 1860. Pada 1865 diperkirakan jumlah penduduk Hong Kong lebih dari 125.000 orang. Kemudian pada 1898 Kerajaan Inggris menyewa Lantau Island dan daerah New Territories selama 99 tahun.

SEJARAH SINGKAT HONG KONG

Daerah koloni ini sempat diduduki Jepang pada 1941. Saat itu banyak orang yang bermigrasi keluar dari Hong Kong. Tapi setelah 1949 laju arus pendatang meningkat pesat. Warga China Daratan yang hijrah ke Hong Kong mencapai ratusan ribu orang. Jadilah Hong Kong sebagai satu wilayah di Asia yang industrinya melaju pesat, karena banyak pendatang yang memang berasal dari kalangan terpelajar dan para penanam modal.

Pada 1 Juli 1977, Hong Kong kembali ke pangkuan China, setelah masa kontrak kerajaan Inggris berakhir. Banyak yang merasa cemas dan ketakutan karena akan berada di bawah kendali pemerintahan komunis China. Bahkan, sekitar satu juta orang meninggalkan Hong Kong sebelum proses penyerahan kembali ke China tersebut.

Kemudian Hong Kong menjadi wilayah khusus, yaitu Hong Kong Special Administrative Region (SAR). Perkembangan ekonomi dan jumlah penduduk terus meningkat. Dari sebuah koloni Inggris yang kecil, kini Hong Kong menjadi salah satu pusat perdagangan dan finansial berpengaruh besar di Asia dan dunia.

Geografis

Secara geografis posisi Hong Kong sangat menguntungkan. Berada di titik pertemuan antara Timur dan Barat, menjadikannya sebagai pusat perdagangan, keuangan, juga salah satu pelabuhan tersibuk di dunia.

Posisi Hong Kong juga berdekatan dengan beberapa kota penting di China, di antaranya Shenzhen, Macau, dan Guangzhou. Posisi geografis tersebut, menguntungkan juga bagi para wisatawan dan pelaku bisnis yang ingin berkunjung ke tempat-tempat tersebut melalui Hong Kong.