http://139.99.16.9/   – Banyak cerita tentang gunung Lawu, tentunya akhir-akhir ini kita disuguhi tentang hilangnya Alwiyang sampai sekarang belum ditemukan juga. Berbagai cara sudah dilakukan untuk mencari Alwitapi tak ada hasil yang memuaskan bahkan malah tersebarnya cerita-cerita yang membingungkan. Sosok hilangnya pendaki di gunung Lawu tentunya sangat banyak sekali tak hannya Alwi saja. Kemistisan gunung Lawu sudah tersohor disegala penjuru Nusantara, selain itu gunung Lawu juga bukan hannya untuk para Pecinta Alam saja melainkan gunung Lawu juga dijadikan untuk mencari Pesugihan dan kekebalan untuk sebagian orang. Kemistisan gunung Lawu juga pernah saya alami sendiri saat mendaki gunung Lawu pada tahun 2018. Bersama komunitas REGAPALA [ Remaja Grobogan Pecinta Alam kami berangkat dari Grobogan dengan 11 orang termasuk saya sendiri. Jumlah yang besar tentunya dengan rombongan 11 orang karena biasanya saya cuma 4 orang kalau melakukan pendakian. Jalur Cemoro Sewu saya jadikan awal pendakian saat itu. Sebenarnya ada jalalur lain seperti Cemoro Kandang dan Candi Ceto tapi saya memutuskan jalur Cemoro Sewu saat iti setelah saya pertimbangkan keamanan dan kemudahannya.  Sebagai ketua rombongan tentunya saya memberi tau kepada teman-teman saya agar tidak macem-macem di gunung Lawu dan menyuruh temen-temen saya untuk membuang jauh-jauh pemikiran mereka untuk mencari hal-hal lain selain mendaki dan menikmati keindahan alam gunung Lawu.