Pada masa lalu, kita telah banyak menekan pembelajaran keteampilan persorangan dan cukup membahas pembelajaran cara bermain dengan cakap, yakni cara memadukan dan menggunakan keterampilan – keterampilanĀ  persorangan ke dalam permainan.

 

Menciptakan Latihan Yang Menyenangkan Dan Praktis

Pendekatan permainan, berlawanan dengan pendekatan tradisonal, menekan pembelajaran tentang apa yang perlu dilakukan terlebih dahulu, selanjutnya baru cara melakukannya. Selain itu, pendekatan permainan mendorong para siswa menemukan apa yang akan dilakukan dalam pertandingan.

Daftar Poker Terpercaya menyarankan anda dengan cara memberitahu mereka, tetapi dengan cara mereka melakukannya. Ini merupakan sebuah metode pengajaran penemuan yang di pandu yang memberi anak-anak wewenang untuk memecahkan masalah yang muncul dalam permainan, yang merupakan suatu bagian yang sangat menyenangkan dalam permainan.

Jika di tinjau dari luar, tampaknya masuk akal untuk memperkenalkan Bola Voli dengan menggunakan pendekatan tradisional, yakni pertama-tama dengan memperkenalkan setiap keterampilan dasar olahraga dan diikuti dengan memperkenalkan taktikĀ  pertandingan, tetapi pendekatan ini telah terbukti tidak menguntungkan.

Alasan pertama, pendekatan ini mengajarkan keterampilan-keterampilan olahraga diluar konteks pertandingan. Para siswa bisa belajar melakukan Passing, umpan, spike, dan dagging, tetapi mereka mengalami kesulitan menggunakan keterampilan-keterampilan ini dalam pertandingan.

Hal ini terjadi karena mereka belum mengerti keterampilan taktik dasar bola voli dan memahami seberapa baik mereka menggunakan keterampilan teknis bola voli yang mereka temui dalam permainan yang sesungguhnya.

Alasan kedua, mempelajari keterampilan-keterampilan perseorangan dengan melakukan latihan-latihan yang berulang-ulang diluar koteks permainan benar-benar membosankan.

Permasalahan tunggal terbesar dalam olahraga adalah intruksi yang berlebihan yang akan menghilangkan hasrat para siswa untuk memainkan olahraga tersebut.